Tuesday, December 30, 2014

nikotin pada rokok


HOME » KESEHATMenyelami Bahaya Rokok Dengan MeetDoctor.com
Copyright by Thinkstock.com Vemale.com - Indonesia merupakan salah satu negara yang memiliki banyak jumlah perokok aktif. Tidak hanya pria, wanita pun kini sudah banyak yang juga menjadi perokok aktif. Mengerti tentang banyaknya bahaya rokok, masih banyak pertanyaan yang melingkupi Ladies di sana
Nah, berikut ini ada konsultasi live tweet dengan MeetDoctor yang sudah dikirimkan pembaca terkait tema "Rokok" pada tanggal 3 Desember kemarin. Pertanyaan yang Anda ajukan dijawab langsung oleh dr. dr. Tri Ari Wibowo dari MeetDoctor.com. Simak yuk!
1. @wiwiwok : @VemaleDotcom apa boleh penggunaan e-rokok/vape yang dijual murah di olshop/ yang harganya mahal dalam jangka waktu lama apa akibatnya? #AskVemale
Jawaban: Bicara soal efek samping rokok elektrik, FDA (Food and Drug Administration) di Amerika Serikat sudah merilis data dari 18 penelitian mengenai rokok elektrik. Nikotin cair sintesis dalam rokok elektrik ternyata bisa membuat paru-paru teriritasi. Saat rokok elektrik dihisap, cairan ini akan berubah menjadi carbonyl yang mengakibatkan kanker.
Kini, rokok elektrik juga memiliki fitur suhu sehingga bisa mengatur kadar nikotin. Akan tetapi, semakin tinggi pengaturan suhu, maka semakin banyak pula carbonyl yang diproduksi. Selain itu, jumlah formaldehida akan menyamai rokok biasa. Padahal formaldehida bisa membahayakan paru-paru. Asap buatan pada rokok elektrik juga akan menimbulkan aerosol yang sangat berisiko bagi kesehatan paru-paru. Nikotin cair sintesis dalam rokok elektrik juga mengandung perasa buatan dan pengawet makanan. Bahan-bahan ini ama

No comments:

Post a Comment